Di Hotel Diana, para wartawan dari berbagai daerah mulai berdatangan. Ada yang sudah lama saya kenal, ada yang baru pertama kali bertemu.
Kami membawa pengalaman masing-masing.
Ada yang telah bertahun-tahun bekerja di media.
Ada yang datang dengan pengalaman panjang di lapangan.
Ada yang lebih muda dengan energi dan cara kerja jurnalistik yang berbeda.
Tetapi UKW membuat semua pengalaman itu ditempatkan di titik yang sama.
Kami menjadi peserta.
Kami harus mengikuti aturan yang sama.
Mendengarkan instruksi yang sama.
Dan menghadapi ujian yang sama sesuai jenjang masing-masing.
Sebanyak 28 peserta mengikuti seluruh rangkaian UKW. Jenjangnya terdiri atas Muda, Madya, dan Utama.
Saya sendiri bersama lima rekan lainnya mengikuti jenjang Wartawan Utama.
Kami berenam adalah Abdul Hadi, Didik Ardiansyah, Syawaluddin, Masluyuddin, Jalal, dan Arman.
Enam orang.
Satu kelas.
Satu penguji.
Dan sebuah perjalanan yang kemudian terasa jauh lebih berat daripada yang kami bayangkan.
Jumat, 28 Agustus, 08.30 WIB
HOTEL DIANA Banda Aceh mendadak terasa lebih sunyi dari biasanya.
Di sebuah ruangan, 28 wartawan duduk dengan wajah serius.
Tidak ada percakapan panjang.
Tidak ada tawa yang lepas.
Yang terdengar hanya suara lembaran kertas dibalik, ketukan jemari, dan instruksi penguji yang sesekali memecah keheningan.
Penulis : Syawaluddin
Editor : Syawaluddin Ksp
Sumber Berita: Catatan selama UKW















