Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saya melihat perjuangan.

Saya melihat seorang wartawan senior yang datang dengan dipapah anaknya.

Saya melihat peserta yang berjuang mengejar waktu.

Saya melihat penguji yang tegas.

Dan saya melihat diri saya sendiri.

Di ruang itu, saya belajar bahwa wartawan boleh lelah.

Boleh gugup.

Bahkan boleh salah.

Tetapi tidak boleh berhenti belajar.

BACA JUGA...  DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

Dan tidak boleh berhenti bertanggung jawab.

Ruang sunyi Hotel Diana itu akhirnya bukan sekadar tempat kami diuji.

Ia menjadi tempat kami ditempa.

Tempat enam wartawan kembali mengukur diri.

Tempat pengalaman panjang diperiksa kembali.

Dan tempat saya belajar bahwa di balik sebuah predikat Wartawan Utama, selalu ada tanggung jawab besar untuk menjaga martabat profesi dan kepercayaan publik.

BACA JUGA...  DASHAT Jadi Andalan Tekan Angka Stunting

Mungkin karena itu, saya tidak ingin mengenang UKW ini hanya karena saya dinyatakan lulus.

Saya ingin mengingatnya karena tiga hari tersebut telah membuat saya kembali bertanya;

Untuk apa saya menjadi wartawan?

Jawabannya ternyata sederhana.

Untuk mencari kebenaran.

Untuk menyampaikan informasi.

Untuk memberi ruang kepada suara yang mungkin tidak terdengar.

Dan untuk menjaga kepercayaan publik dengan cara kerja yang benar.

BACA JUGA...  PMI Banda Aceh Gencarkan Donor Darah Keliling Pasca Lebaran Demi Pasien Talasemia

Sebab pada akhirnya, wartawan tidak akan dinilai hanya dari sertifikat yang dimilikinya.

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: Catatan selama UKW

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Catatan Perjalanan Mengikuti UKW SPS Aceh–LUKW Pikiran Rakyat di Banda Aceh

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB