“Bantuan darurat memang sangat penting di awal, tetapi masyarakat kita juga memerlukan ‘mesin keberlanjutan’ agar mampu kembali berdiri mandiri dan sejahtera.”
[Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang]
- Pemkab Aceh Tamiang mendorong pemulihan pascabencana tidak berhenti pada bantuan, tetapi diarahkan pada penguatan usaha keluarga dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang mulai diarahkan pada tahap yang lebih panjang. Pemerintah daerah menilai bantuan darurat hanya menjadi bagian awal dari proses pemulihan.
Setelah kebutuhan dasar dipenuhi, penyintas membutuhkan sumber penghasilan yang dapat menopang kehidupan keluarga secara berkelanjutan.
Arah tersebut ditegaskan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, saat meresmikan Program Keluarga Berdaya dan Koperasi Mandiri Berkah Indonesia (MBI), hasil kolaborasi dengan Yakesma, di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis lalu.
Mengubah Pola Pemulihan
BUPATI Armia mengatakan, pemulihan setelah bencana tidak cukup dilakukan melalui penyaluran bantuan. Pemerintah dan mitra kemanusiaan, menurut dia, perlu membangun kemampuan ekonomi masyarakat agar keluarga penyintas dapat kembali mandiri.
Penulis : Syawaluddin
Editor : Syawaluddin Ksp
Sumber Berita: Bupati Aceh Tamiang
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















