Konstitusi Dilecehkan di Tanah Gayo

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konstitusi Dilecehkan di Tanah Gayo

Konstitusi Dilecehkan di Tanah Gayo

“Kami menunggu tindakan. Jangan sampai konstitusi hanya jadi dokumen formal tanpa makna,” tutup Syahputra. “Apakah karena mereka perusahaan asing, sehingga bisa semena-mena dan seolah kebal terhadap hukum di Republik ini?

[Syahputra Ariga, Koordinator PERLIBAS Gayo]

BLANGKEJEREN, Gayo Lues, 8 November 2025 lalu, tercium di sela batang-batang yang mengering, aroma getah yang menyengat masih tercium; tanda bahwa aktivitas penyadapan belum benar-benar berhenti.

Meski dua perusahaan yang dituding menjadi biang keladi pelanggaran lingkungan di sini, PT Jaya Media Internusa (JMI) dan PT Rosin Trading Internasional, telah dinyatakan belum layak beroperasi oleh tim gabungan pemerintah.

BACA JUGA...  Dari Rakyat untuk Kampungnya, Kisah Kemenangan Iboy di Kuala Peunaga

Namun di tanah tinggi ini, hukum tampak bagai kabut; ada, tapi mudah buyar.

Sidak yang Tak Bertaji.

PADA 22–23 Oktober lalu, sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Gayo Lues, Pemerintah Provinsi Aceh, hingga Gakkum KLHK Wilayah Sumatera turun langsung ke lapangan.

Mereka menemukan bukti kuat bahwa dua perusahaan tersebut masih beroperasi tanpa izin lingkungan yang lengkap.

“Temuan sidak jelas [belum layak beroperasi],” ujar seorang pejabat Dinas Lingkungan Hidup yang hadir saat inspeksi, kepada wartawan, dengan nada getir.

Namun dua minggu berselang, aktivitas pengumpulan getah pinus kembali berlangsung. Di gudang penyimpanan yang dijaga ketat, truk-truk kecil keluar masuk membawa drum berisi resin mentah.

BACA JUGA...  YARA Sebut, Hal Sepele di RDP, Warga Curi Berondol Disasar ke Hukum tidak di RDP Dewan

“Mereka tetap beli getah. Katanya ada ‘izin sementara’,” kata Syahputra Ariga, Koordinator Aksi PERLIBAS Gayo, sembari memperlihatkan foto dokumentasi lapangan.

“Apakah Karena Mereka Asing?” Syahputra, seorang aktivis muda yang vokal memperjuangkan pelestarian hutan Gayo, tak menutupi kegeramannya. “Apakah karena mereka perusahaan asing, sehingga bisa semena-mena dan seolah kebal terhadap hukum di Republik ini?” ujarnya dengan suara meninggi.

Baginya, ini bukan sekadar perkara perizinan, tetapi pelecehan terhadap konstitusi. Ia mengutip Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara dan harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

BACA JUGA...  Buka Tutup Ajang ‘Pekat’ Indikasi Upeti

“Yang terjadi justru sebaliknya; kekayaan kita digerogoti, rakyat Gayo hanya jadi penonton,” katanya.

Kepatuhan yang Dilanggar, Negara Dirugikan.

Berita Terkait

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB