Sawit Dalam Pengawasan

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Sawit merupakan sumber penghidupan utama bagi banyak masyarakat pedesaan. Karena itu, petani harus memperoleh kepastian harga yang wajar, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.”

[Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., Bupati Aceh Tamiang].

  • Bupati Armia Bentuk Satgas Harga TBS, Perkuat Perlindungan Petani dari Praktik Pembelian di Bawah Harga Acuan
BACA JUGA...  Kegagalan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur; KKP Mesti Umumkan Perusahaan Lelang Ikan

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyiapkan langkah strategis melalui pembentukan Satgas Pengawasan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan petani memperoleh harga yang adil, meningkatkan transparansi tata niaga sawit, sekaligus memperkuat posisi tawar petani mandiri di tengah fluktuasi pasar.

DI BALIK hamparan perkebunan sawit yang membentang di berbagai kecamatan di Aceh Tamiang, terdapat ribuan keluarga yang menggantungkan kehidupan pada hasil panen tandan buah segar (TBS).

BACA JUGA...  Dana Banjir Aceh Tamiang Dikelola Pusat, Pemda Hanya Verifikasi

Namun, selama bertahun-tahun, persoalan klasik terus berulang: harga jual yang tidak seragam, minimnya transparansi, dan lemahnya posisi tawar petani di hadapan perusahaan maupun tengkulak.

Ketika harga yang diterima petani berada di bawah harga acuan pemerintah, dampaknya tidak hanya dirasakan pada pendapatan keluarga petani, tetapi juga berpengaruh terhadap perputaran ekonomi desa secara keseluruhan.

BACA JUGA...  Aceh Tamiang di Antara Transisi dan Isu Strategis Pembangunan

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB