Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Saat itu yang kami pikirkan bukan jabatan, bukan protokoler. Yang ada hanya bagaimana rakyat bisa selamat dan bantuan bisa segera masuk.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH].

Selama 182 hari pascabencana ekologis dan hidrometeorologi yang melumpuhkan Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH., menghadapi ujian terbesar dalam perjalanan kepemimpinannya.

Dari menyisir Sungai Tamiang demi menjaga komunikasi darurat, menerima sarung dari warga karena pakaian dinasnya dipenuhi lumpur, hingga bolak-balik Jakarta memperjuangkan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kisah ini menjadi potret tentang kepemimpinan di tengah bencana, daya tahan masyarakat, dan pertarungan panjang membangkitkan Bumi Muda Sedia dari kehancuran.

Ketika Aceh Tamiang Nyaris Lumpuh

BACA JUGA...  Tamiang dan ‘Lubang tak Berdasar’

TIDAK ada yang benar-benar siap menghadapi malam itu.

Langit di Aceh Tamiang sejak sore memang telah berubah muram. Hujan turun tanpa jeda. Sungai-sungai yang membelah wilayah ujung timur Aceh itu perlahan meluap.

Namun tidak banyak yang menduga bahwa air akan datang sebesar itu [membawa lumpur, batang kayu, reruntuhan rumah, bahkan menghancurkan harapan ribuan keluarga dalam satu malam panjang].

BACA JUGA...  Menanti Kiamat Ekologi: Mengapa Banjir Bandang Aceh Tamiang akan Jauh Lebih Dahsyat di Masa Depan?

Di banyak kampung, warga terbangun bukan oleh suara azan Subuh, melainkan teriakan panik tetangga yang rumahnya mulai dimasuki air.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB