Eks Kombatan GAM Ramai Hijrah ke Partai Nasional

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA) – Perpindahan sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari Partai Aceh (PA) ke sejumlah partai politik nasional kembali menjadi perhatian publik. Fenomena yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir itu dinilai sebagai bagian dari dinamika demokrasi, sekaligus mencerminkan perubahan orientasi politik para mantan pejuang pascaperdamaian Aceh.

BACA JUGA...  Tim Ekspedisi LembAHtari Tinjau Titik Nol Jalan Tembus Kaloy – Lesten

Sejumlah elite Komite Peralihan Aceh (KPA) diketahui memilih bergabung dengan partai nasional, seperti Gerindra, PDI Perjuangan, hingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kondisi tersebut memunculkan beragam penilaian, termasuk spekulasi mengenai kekuatan Partai Aceh sebagai partai lokal yang lahir dari amanat perdamaian.

Pengamat politik Aceh, Usman Lamreung, menilai perpindahan tersebut tidak bisa langsung dimaknai sebagai melemahnya Partai Aceh. Menurutnya, setiap aktor politik memiliki hak menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

BACA JUGA...  Bea Cukai Datangi Enceng Gondok Gampong Kubu, Ada Apa?

“Fenomena berpindahnya sejumlah mantan kombatan Aceh dari Partai Aceh ke partai-partai nasional merupakan dinamika politik yang wajar dalam demokrasi. Loyalitas politik saat ini tidak lagi semata dibangun atas ikatan historis perjuangan, tetapi juga dipengaruhi oleh akses terhadap kekuasaan, peluang politik, dan kepentingan pembangunan daerah,” kata Usman, Kamis (9/7/2026).

Berita Terkait

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 
Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun
Faisal Rizal: Relawan Berjuang Tanpa Pamrih, SKPA dan BUMD Harus Belajar Menghargai
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Gubernur Aceh Paparkan Pertanggungjawaban APBA 2025 di Paripurna DPRA

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun

Berita Terbaru

Para siswa-siswi menyemarakkan HUT RI Ke-81 tahun 2026 dengan beragam penampilan pakaian di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu, (15/8).

PEMERINTAHAN

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 17:14 WIB

Buati Asel H. Mirwan MS (HMW) menyiram salah satu pusara dalam komplek makam  Panglimo Rajo di Padang Keululum Ganpong Sapik, (15/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:31 WIB

NANGGROE

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:21 WIB