JAKARTA | MA — Percakapan politik di platform X mulai memperlihatkan pola awal mengenai konfigurasi politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Berdasarkan web sampling percakapan publik di X sepanjang 24 Juli–24 Agustus 2026 yang dilakukan Index Politica Indonesia, nama Prabowo Subianto masih menjadi salah satu pusat gravitasi percakapan politik digital, disusul Gibran Rakabuming Raka, Dedi Mulyadi, dan Anies Baswedan.
Founder dan Peneliti Senior Index Politica Indonesia, Denny Charter, mengatakan bahwa tingginya intensitas percakapan di X belum dapat diterjemahkan secara langsung sebagai elektabilitas. Namun, pola percakapan tersebut penting karena menunjukkan bagaimana persepsi, isu, dukungan, kritik, dan narasi politik mulai terbentuk jauh sebelum tahapan resmi Pilpres 2029.
“X bukanlah cerminan langsung elektabilitas, tetapi X merupakan salah satu ruang penting tempat narasi politik dibentuk, dipertentangkan, dan diperkuat. Karena itu, yang perlu kita lihat bukan hanya siapa yang paling banyak disebut, tetapi siapa yang mampu menjadi pusat percakapan dan bagaimana sentimen terhadap tokoh tersebut terbentuk,” ujar Denny Charter.
_Prabowo masih menjadi pusat gravitasi percakapan_















