Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karena bagi mereka, Aceh Tamiang tidak boleh dibiarkan lumpuh terlalu lama.

Lumpur, Kayu, dan Bau Kehancuran

KETIKA air mulai surut, Aceh Tamiang berubah menjadi hamparan lumpur.

Kayu-kayu besar menumpuk di pemukiman warga. Sampah berserakan. Banyak rumah rusak berat. Jalan-jalan tertutup material banjir.

Bau lumpur dan kayu basah memenuhi udara.

Di sejumlah titik, warga harus berjalan melewati lumpur setinggi lutut hanya untuk memeriksa sisa rumah mereka.

BACA JUGA...  Komitmen Pemulihan Pasca Bencana di Aceh Tamiang, dari Huntara ke Huntap

Ada yang menemukan perabot rumah tangga hancur. Ada yang hanya menemukan pondasi rumah yang tersisa.

Sebagian menangis diam-diam.

Karena bukan hanya bangunan yang hilang, tetapi juga kenangan hidup mereka.

Pemkab Aceh Tamiang kemudian memasuki fase pemulihan awal.

Alat berat mulai dikerahkan. Jalan dibersihkan. Drainase dibuka. Sekolah dan fasilitas umum dipulihkan.

BACA JUGA...  Kegagalan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur; KKP Mesti Umumkan Perusahaan Lelang Ikan

Pasar tradisional dibersihkan agar roda ekonomi kembali bergerak.

Gotong royong menjadi pemandangan sehari-hari.

Aparat pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bekerja bersama membersihkan Aceh Tamiang dari lumpur.

Namun pekerjaan paling sulit sesungguhnya bukan membersihkan lumpur.

Melainkan memulihkan mental masyarakat.

Trauma yang Tidak Terlihat

BENCANA tidak hanya merusak bangunan.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB