Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak menangis. Lansia dipapah dalam gelap. Sebagian warga hanya sempat menyelamatkan pakaian di badan.

Dalam hitungan jam, jalan utama terputus. Jaringan telekomunikasi lumpuh. Aliran listrik padam di banyak titik.

Banjir ekologis dan hidrometeorologi itu kemudian menjadi salah satu bencana terbesar yang pernah dihadapi Aceh Tamiang dalam beberapa puluh tahun terakhir.

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Partai atau Egosentris Syahwat Politik Pemenuhan Kekuasaan?

Sebanyak 12 kecamatan dan 216 kampung terdampak.

Aceh Tamiang seperti berhenti bernapas.

Di tengah kekacauan itu, seorang lelaki berpeci hitam berdiri di tepi sungai dengan pakaian penuh lumpur.

Ia bukan relawan biasa.

Ia adalah Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH.

Malam itu, ia tidak sedang memimpin rapat resmi di ruang pendingin udara. Ia berada di tengah banjir, di antara suara mesin boat, teriakan warga, dan deras arus Sungai Tamiang yang terus membawa puing-puing kehidupan masyarakat.

BACA JUGA...  Tamiang dan ‘Lubang tak Berdasar’

Sudah 182 hari berlalu sejak 25 November 2025.

Namun bagi banyak warga, ingatan tentang malam ketika Aceh Tamiang nyaris lumpuh itu masih terasa sangat dekat.

Menembus Sungai Tamiang demi Menjaga Harapan Tetap Hidup

PADA hari-hari pertama bencana, kondisi Aceh Tamiang berada di titik paling kritis.

Pemerintah daerah nyaris kehilangan jalur komunikasi dengan Banda Aceh maupun Jakarta.

BACA JUGA...  Ketika Pengawas Menjadi Pelindung Mimpi Anak-Anak Gunung

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB