Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi enam peserta jenjang Utama, kabar itu membawa perasaan yang berbeda.

Kami berenam [Abdul Hadi, Didik Ardiansyah, Syawaluddin, Masluddin, Jalal, dan Arman] dinyatakan lulus dan kompeten sebagai Wartawan Utama.

Ada bahagia.

Ada lega.

Ada haru.

Dan ada kesunyian sesaat setelah ketegangan panjang akhirnya berakhir.

Sebab kami tahu, hasil itu tidak datang begitu saja.

BACA JUGA...  Panggung Nasional Pers Bergeser ke Serambi Mekkah! HUT ke-79 SPS 2025 di Aceh, Lahirkan 'Lestari Awards' untuk Pemerintah dan Perusahaan Pers

Ada proses yang melelahkan di belakangnya.

Ada waktu yang dikejar.

Ada koreksi yang diterima.

Ada rasa gugup.

Ada tekanan.

Dan ada dua hari ketika kami harus kembali bertanya kepada diri sendiri:

Benarkah kami layak menyandang predikat Wartawan Utama?

Kini jawabannya sudah kami dapatkan.

Terima Kasih, Pak Refa Riana

SETELAH semua selesai, ada satu hal yang ingin saya sampaikan kepada penguji yang selama dua hari membuat kami harus bekerja lebih keras.

BACA JUGA...  Pulau Pusong, Peluh dan Ikan Asin yang Bertahan

Terima kasih, Pak Refa Riana.

Mungkin pada awalnya kami mengenal Anda sebagai penguji yang keras.

Tegas.

Tidak mudah memberi kelonggaran.

Tetapi setelah melewati seluruh proses, saya melihat ketegasan itu dari sudut yang berbeda.

Bukan untuk menjatuhkan.

Melainkan untuk menempa.

Bukan untuk mempermalukan.

Melainkan untuk mengingatkan.

Bahwa menjadi wartawan tidak boleh setengah hati.

BACA JUGA...  Silahturahmi, SPS Aceh Datangi Kantor Media Pos Aceh 

Bahwa setiap berita membawa konsekuensi.

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: Catatan selama UKW

Berita Terkait

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas
Catatan Perjalanan Mengikuti UKW SPS Aceh–LUKW Pikiran Rakyat di Banda Aceh

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Berita Terbaru

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB

PERISTIWA

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:07 WIB