Pulau Pusong, Peluh dan Ikan Asin yang Bertahan

Kamis, 20 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nyak Puan Islami, atau akrab disapa Inyak. [Foto Istimewa | mediaaceh.co.id].

Nyak Puan Islami, atau akrab disapa Inyak. [Foto Istimewa | mediaaceh.co.id].

“Kerja di sini bukan soal kuat atau tidak, tapi harus tahan banting. Dari pagi, sampai pagi lagi,” katanya, sembari menyeka peluh di dahinya.

MATAHARI baru meninggi, tapi panasnya sudah cukup membakar kulit. Di Gampong Pusong, Kecamatan Langsa Barat, aroma ikan rebus bercampur asap kayu bakar menyeruak ke udara, menusuk indra penciuman siapa saja yang datang.

BACA JUGA...  Aksi Unjuk Rasa Kaum Buruh PT. GNI Berhasil Membuat Istana Terperangah

Pulau kecil ini terpisah dari Kota Langsa. Untuk mencapainya, harus menumpang kapal nelayan atau kapal trip yang bergoyang mengikuti gelombang.

Setibanya di sana, pemandangan khas menyambut: deretan jaring besar dipenuhi ikan yang dijemur, pekerja yang mondar-mandir mengangkat ember, dan tungku-tungku besar yang terus menyala.

Di tengah kesibukan itu, seorang gadis belia tampak tak segan turun tangan. Nyak Puan Islami, atau akrab disapa Inyak, mengangkat ikan dari dandang besar dengan wajah lelah.

BACA JUGA...  JEJAK BANTUAN DI PEDALAMAN; AKU YANG TAK PERNAH MANGKIR

“Kerja di sini bukan soal kuat atau tidak, tapi harus tahan banting. Dari pagi, sampai pagi lagi,” katanya, sembari menyeka peluh di dahinya.

Pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas bagi warga Pusong, tapi soal bertahan hidup. Mustafa (52) dan istrinya, Munri (50), telah puluhan tahun menjalankan usaha ikan asin di sini.

BACA JUGA...  Anang Iskandar: Pembuat UU Narkotika Harus Hati-hati Terhadap Isue Ganja Medis di Era Post Truth

Mereka bukan hanya menggantungkan nasib pada bisnis ini, tetapi juga memberi lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu rumah tangga yang suaminya pergi melaut.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Hasil Forensik Jadi Kunci Penyelidikan Kematian MRF

Senin, 28 Sep 2026 - 15:36 WIB

Ilustrasi

PEMERINTAHAN

Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda

Senin, 28 Sep 2026 - 07:58 WIB

NEWS FEATURE

400 Sertipikat PTSL Diserahkan di Bendahara

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:06 WIB

RAGAM BERITA

SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:34 WIB