Sejumlah Insiden MBG di Aceh Selatan Diduga Akibat Lemahnya Koordinasi dan Pengawasan

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DLH Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Kantor DLH Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Selatan mendapat sorotan setelah muncul berbagai persoalan di lapangan yang diduga dipicu oleh lemahnya koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Sejumlah pihak menilai tidak adanya rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Yayasan Mitra BGN, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menyebabkan pelaksanaan program berjalan kurang optimal.

BACA JUGA...  Dikabarkan Manajemen BPKS Semakin Tak Baik-Baik Ada Pejabat Lama Mau Masuk Kembali

Di tengah pelaksanaan program tersebut, berbagai insiden dilaporkan terjadi, mulai dari keterlambatan distribusi makanan ke sekolah-sekolah sasaran, makanan yang terbuang akibat kendala teknis, hingga kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa penerima manfaat.

“Belakangan juga terungkap adanya dapur SPPG yang belum memiliki sistem pengendalian limbah atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ini merupakan persoalan yang cukup serius dan perlu mendapat perhatian,” ujar seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

BACA JUGA...  MBG DI TENGAH LUKA BANJIR

Persoalan tersebut mencuat setelah Dinas Lingkungan Hidup Aceh Selatan melakukan peninjauan terhadap kelayakan fasilitas IPAL pada sejumlah dapur produksi makanan MBG.

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB