“Malam ini, kita tidak hanya berkumpul untuk berbicara. Malam ini, kita berdiri di sini untuk menghidupkan kembali impian kita akan Aceh yang lebih baik. Suara kalian bukan hanya suara biasa. Ini adalah suara generasi muda yang selama ini mungkin merasa diabaikan, tapi tidak pernah berhenti peduli,” ucap Irfansyah dengan suara yang menggema.
DI TENGAH pekatnya malam Langsa Baro, Warkop Ampon Kupi memancarkan energi yang berbeda dari biasanya.
Kafe sederhana yang biasanya menjadi saksi percakapan ringan dan tawa kecil kini menjelma menjadi arena perubahan, dihuni oleh ratusan pasang mata dan jiwa yang bersemangat untuk menyaksikan masa depan Aceh bertransformasi.
Tak ada lagi sekadar tegur sapa biasa, tak ada lagi secangkir kopi yang dinikmati dalam diam. Malam itu, Warkop Ampon Kupi berubah menjadi panggung bagi mimpi dan tekad anak muda Langsa.
Mereka hadir dalam semangat kolektif untuk mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa nomor 03, Maimul Mahdi S.Sos M.AP dan Nurzahri ST yang mereka juluki sebagai “MANDIRI.”
Di sudut lain, nama besar calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh nomor 02, H. Muzakir Manaf dan H. Fadhlullah, yang akrab dipanggil Mualem dan Dek Fad, menjadi magnet yang mempersatukan niat anak muda untuk menjadikan Aceh lebih berdaya.




