“Keselamatan kerja bukan sekadar aturan di atas kertas. Ini tentang memastikan setiap orang yang bekerja bisa kembali pulang dengan selamat.”
[Fayeed Abizar, Safety Officer; HSE PT WiKA].
- Fayeed Abizar, Safety Officer HSE PT WiKA, mengawal keselamatan kerja di tengah pemulihan pascabencana Aceh Tamiang.
SISA lumpur masih terlihat menempel di sudut-sudut bangunan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Aroma tanah basah bercampur dengan aktivitas para pekerja yang sibuk membersihkan area tersebut. Di tengah situasi itu, seorang pria berdiri tegap, memperhatikan setiap detail pekerjaan.
Ia bukan sekadar pengawas, melainkan penjaga disiplin keselamatan kerja. Namanya Fayeed Abizar, Safety Officer; Health, Safety, and Environment (HSE) dari PT Wijaya Karya (WiKA).
Usianya masih tergolong muda, namun tanggung jawab yang diembannya tidak ringan. Fayeed Abizar ditugaskan di wilayah Kecamatan Karang Baru untuk memastikan seluruh aktivitas pembersihan pascabencana berjalan sesuai standar keselamatan kerja.
Ia menjadi bagian dari sistem pengawasan internal PT WiKA yang menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap proyek.
Selama delapan hari berturut-turut, Fayeed berada di lapangan, mengawasi kegiatan pembersihan fasilitas umum di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di area SKB.




