Meurah Terima Saran LembAHtari Terkait Penanganan Banjir Aceh Tamiang

Direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed Zainal, M. SH.

“Saran LembAHtari ini perlu kita sikapi, dievaluasi dan di analisa lalu ditindak lanjuti. Agar Aceh Tamiang bisa terbebas dari dampak banjir. Tentunya perlu strategi dan Detail Engineering Desaign (DED). Mengumpulkan orang-orang pintar dan paham tentang penanganan banjir,” sebut Meurah.

KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id – Penjabat (PJ) Bupati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Dr. Drs. Meurah Budiman, SH. MH. Terima saran dan masukan Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) terkait penanganan banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang.

BACA JUGA...  Nova Definitif, Peta Politik Aceh Berubah

“Kita terima masukan dan saran yang bagus dari LembAHtari, apalagi peruntukkan kepentingan khalayak Aceh Tamiang. Saya setuju dan sependapat. Segera kita lakukan rapat khusus nantinya terkait penanganan banjir di sini,” tegas Meurah.

Apalagi itu sebutnya, data dari LembAHtari; berkaitan banjir Aceh Tamiang yang tiap tahun rutin, akibat curah hujan yang masiv, baik di Aceh Tamiang, Simpang Jernih, Lokop [Kabupaten Aceh Timur]. Lalu di daerah Lesten [Kabupaten Gayo Lues], yang merupakan hulunya DAS Krueng Tamiang, termasuk Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Terutama itu di Wilayah Sikundur yang berbatas dengan Tenggulun.

BACA JUGA...  Densus 88 dan Forkopimda Lepas Bai’at 530 orang Simpatisan JI Setia ke NKRI

LembAHtari minta kebijakan dan Keputusan Strategis dari Bupati untuk menstop dan menghentikan alih Fungsi hutan menjadi Perkebunan Sawit yang di lakukan secara liar dan ilegal di beberapa Wilayah di Aceh Tamiang.