Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kordinator For-PAS Teuku Sukandi.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Kordinator For-PAS Teuku Sukandi.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN  | MA — Puluhan pekerja bangunan rumah bantuan di wilayah Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, mengeluhkan belum dibayarnya ongkos kerja setelah menyelesaikan pembangunan sebanyak 20 unit rumah.

Persoalan tersebut terungkap setelah sejumlah pekerja asal Gampong Blok C, Gampong Padang Harapan, Kecamatan Trumon Timur, menyampaikan keluhan kepada salah seorang tokoh masyarakat asal Trumon yang berada di Tapaktuan, Jumat (26/9/2026).

BACA JUGA...  Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2024 Aceh Selatan Prioritaskan Ini

Menurut informasi yang disampaikan, total ongkos kerja yang belum mereka terima mencapai sekitar Rp30 juta.

“Seupot buno na singgah awak Gampong Blok C Gampong Padang Harapan Trumon Timur, laporan jih 20 unit bagunan rehab rumoh ka dipeuget tapi hana di jok ongkos dengan jumlah total Rp30 juta,” ujar sumber tersebut dalam bahasa Aceh.

BACA JUGA...  Ada Murid SMP Belum Bisa Baca di Pidie?... 

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pernyataan itu berarti, “Sore tadi ada warga dari Gampong Blok C, Padang Harapan, Trumon, melaporkan bahwa mereka sudah menyelesaikan 20 rumah, tetapi belum dibayar ongkos kerja sebesar Rp30 juta.”

Para pekerja disebut tidak meminta tokoh masyarakat tersebut untuk memfasilitasi penyelesaian pembayaran. Mereka hanya berharap persoalan tersebut diketahui karena upah tersebut merupakan hak mereka setelah pekerjaan diselesaikan.

BACA JUGA...  Perhelatan MTQ XXXVI Berakhir, Tapaktuan Juara Umum, Tuan Rumah Urutan Delapan

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB