Keduanya tampak mengenakan APD lengkap saat memberikan arahan kepada para pekerja. Dalam pengarahan tersebut, mereka menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.
Fayeed tidak segan menegur pekerja yang tidak menggunakan APD secara lengkap. Tegurannya disampaikan dengan bahasa yang sopan namun tegas.
Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menjaga keseimbangan antara penegakan aturan dan kenyamanan komunikasi di lapangan.
“Izin, Pak. Saat bekerja, mohon helmnya dikenakan. Demi keselamatan kita bersama,” ujar Fayeed dalam salah satu kesempatan di lokasi kerja.
Bagi Fayeed, keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral.
Ia meyakini bahwa setiap pekerja berhak pulang dalam kondisi selamat setelah menyelesaikan tugasnya. Prinsip ini menjadi landasan utama dalam setiap tindakan yang ia lakukan di lapangan.
Kehadiran Fayeed hampir tidak mengenal batas waktu. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di lokasi kerja, memantau setiap aktivitas yang berlangsung. Tidak jarang, ia baru meninggalkan area kerja pada malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB.
Dedikasi tersebut mendapat apresiasi dari para pekerja, terutama pekerja lokal yang sebagian merupakan penyintas bencana.















