Disiplin Tanpa Kompromi di Zona Bencana

Sabtu, 18 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENCANA ekologis dan hidrometeorologi yang sebelumnya melanda wilayah tersebut menyisakan dampak yang cukup signifikan, baik terhadap infrastruktur maupun kondisi lingkungan kerja.

Dalam situasi seperti itu, potensi risiko kerja meningkat. Permukaan yang licin, material sisa bencana, hingga kondisi fisik pekerja yang tidak stabil menjadi tantangan tersendiri.

Di sinilah peran Fayeed menjadi krusial. Ia memastikan setiap pekerja memahami dan mematuhi prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan.

BACA JUGA...  Catatan dari Ujung Barat Indonesia: Sabang – Aceh Penuh Pesona, Rakernas SPS dan HUT ke-79 yang Membekas

Di lapangan, Fayeed dikenal sebagai sosok yang tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia secara konsisten mengingatkan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

Helm keselamatan, rompi reflektif, dan sepatu kerja menjadi perlengkapan wajib yang tidak boleh diabaikan.

Setiap pagi sebelum aktivitas dimulai, Fayeed memimpin briefingSafety First”. Dalam sesi ini, ia menyampaikan potensi risiko yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung serta langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan.

BACA JUGA...  Duet Potensial H. Musannif dan Syeh Muharram untuk Aceh Besar 2024-2029

Briefing ini menjadi bagian dari rutinitas yang tidak pernah dilewatkan, bahkan dalam kondisi pekerjaan yang padat sekalipun.

Pada Jumat sore, 17 April 2026, Fayeed kembali memimpin briefing di lokasi SKB bersama Foreman di PT WiKA, Zulham Efendi.

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terbaru

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB