TKD Bukan Sekadar Dana, Tapi Denyut Hidup Pelayanan Publik

Rabu, 8 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Usman Lamreung, MSi. Peneliti dari Lembaga EDR.

Dr. Usman Lamreung, MSi. Peneliti dari Lembaga EDR.

Catatan Redaksi; [TKD bukan hanya dana dari pusat, tapi jembatan kepercayaan antara rakyat dan negara. Jika jembatan itu retak, maka runtuhlah makna kehadiran negara di pelosok yang paling jauh sekalipun].

DI BALIK ANGKA-ANGKA anggaran dan tabel-tabel transfer fiskal dari Jakarta, ada denyut kehidupan yang sesungguhnya. Gaji guru di pedalaman, layanan kesehatan di puskesmas terpencil, hingga pembangunan jalan desa yang menjadi urat nadi ekonomi rakyat.

BACA JUGA...  RSUD MUDA SEDIA BANGKIT

Semua itu kini terancam terhenti seiring ancaman pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat sebesar 20–25 persen.

Bagi Aceh, ancaman ini bukan sekadar wacana birokrasi. Ia adalah alarm darurat fiskal yang mengguncang fondasi keuangan daerah.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, tidak sedang memainkan drama politik ketika memperingatkan potensi gagal bayar gaji ribuan ASN.

BACA JUGA...  Sentuhan Hangat Pemimpin di Ujung Negeri Baling Karang

Ia sedang menegaskan fakta: jika TKD benar-benar dipangkas, Aceh bisa tersedak di tengah jalan pembangunan.

Sebuah Ketergantungan yang Lahir dari Sistem

Bukan rahasia lagi bahwa Aceh, seperti banyak provinsi lain di luar Jawa, hidup dari aliran dana pusat.

Lebih dari 70 persen APBA bersumber dari transfer pusat, baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang kini juga makin menipis.

BACA JUGA...  Fitriana Mugie Tutup Paripurna APBK 2025, DPRK Aceh Tengah Tekankan Akuntabilitas dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB