TKD Bukan Sekadar Dana, Tapi Denyut Hidup Pelayanan Publik

Rabu, 8 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Usman Lamreung, MSi. Peneliti dari Lembaga EDR.

Dr. Usman Lamreung, MSi. Peneliti dari Lembaga EDR.

Dan bagi masyarakat di akar rumput, dampaknya sederhana tapi nyata: layanan publik melemah, harga-harga naik, dan rasa percaya pada negara perlahan memudar.

Narasi “Kemandirian Daerah” yang Sering Salah Arah

Seringkali, pemotongan dana pusat dibungkus dengan narasi “daerah harus mandiri”. Namun realitasnya, kemandirian tidak bisa dipaksakan tanpa pondasi yang kuat.

PAD tidak tumbuh dari kehendak semata; ia membutuhkan basis ekonomi produktif — industri, investasi, dan iklim usaha yang kondusif. Sementara di banyak daerah, terutama di luar Jawa, akses terhadap sumber ekonomi nasional masih terbatas.

BACA JUGA...  Di Balik ‘Stetoskop’ Ada Nurani dan Empati Pelayanan

Mendorong kemandirian fiskal memang penting, tetapi bukan dengan melemahkan dukungan pusat, melainkan dengan memperkuat kapasitas daerah;

penyederhanaan regulasi, peningkatan daya saing ekonomi lokal, serta pemberian insentif bagi investasi yang berorientasi pada pemerataan.

Fiskal Bukan Sekadar Anggaran, Tapi Tanggung Jawab Keadilan

Peneliti dari Lembaga Emirates Development Research (EDR) Dr. Usman Lamreung, MSi. Menampar wajah negara dengan catatan hitam tata kelola pemerintahan yang tidak pro pada tenaga kerjanya. Kehadiran negara dalam hakikatnya, seperti fiskal adalah wajah keadilan negara.

BACA JUGA...  Menjemput Hak Warga di Jakarta

“Anggaran bukan sekadar catatan angka, tetapi perwujudan nilai, artinya sejauh mana negara hadir untuk menjamin hak hidup warganya tanpa diskriminasi wilayah,” jelas Warek I Universitas Abulyatama ini.

Jika transfer ke daerah dianggap beban, maka yang sesungguhnya sedang dipertanyakan adalah komitmen negara terhadap cita-cita keadilan sosial.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB