Catatan kecelakaan pelayaran rentang selama 6 tahun 2014 s/d 2019: 2019 – Tercatat 12 kecelakaan pelayaran.
2018 – Tercatat 26 kecelakaan pelayaran. 2017 – Tercatat 25 kecelakaan pelayaran. 2016 – Tercatat 16 kecelakaan pelayaran.
2015 – Tercatat 11 kecelakaan pelayaran. 2014 – Tercatat 6 kecelakaan pelayaran.
Total = 96 kecelakaan pelayaran.
Sementara catatan kecelakaan pelayaran rentang selama 7 tahun 2008 s/d 2013: 2013 – Tercatat 6 kecelakaan pelayaran. 2012 – Tercatat 4 kecelakaan pelayaran.
2011 – Tercatat 6 kecelakaan pelayaran. 2010 – Tercatat 5 kecelakaan pelayaran. 2009 – Tercatat 4 kecelakaan pelayaran.
2008 – Tercatat 5 kecelakaan pelayaran. 2007 – Tercatat 6 kecelakaan pelayaran.
Total = 31 kecelakaan pelayaran.
Angka diatas sudah merupakan kenaikan yang sangat signifikan hingga 300% lebih, sebagaimana bapak Presiden selalu menginginkan data dalam setiap masalah yang timbul.
Dari data tersebut, maka bila IKPPNI sempat mengingatkan dengan artikel: https://samudranesia.id/rapor-merah-kemenhub-waktunya-budi-karya-lengser/
Adalah karena kami masyarakat maritim menginginkan kabinet RI-1 memiliki catatan yang baik dalam sektor matra perhubungan laut, yang notabene fakta angka lapangan menunjukkan Key Performance Indicator yang buruk.










