Polo Sange dan Shabela Abubakar

Kamis, 3 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hasilnya, pasca pandemi, Aceh Tengah dinyatakan urutan kedua pembangunan ekonomi daerah dari 23 kabupaten di Provinsi Aceh.

Di malah merasa aneh dengan tawaran menjual mobil dinas sebagai solusi depisit, problem kebijakan yang dialami Aceh Tengah sebagai dampak yang tidak bisa dilepaskan dari kebijakan refocusing.

Memang setiap kebijakan memiliki resikonya, kesadaran akan kelemahan kebijakan di masa pandemi itu dia amati dan perhatikan dengan serius.

BACA JUGA...  Catatan Pinggir Raker SMSI Pusat 

Itu sebabnya, bila masyarakat Aceh Tengah memberinya mandat, misinya pada periode ke-dua diarahkan pada pembenahan atau perbaikan agar kemajuan yang ada tidak sampai membahayakan lingkungan hidup disisi lain harus tetap menghargai peradaban masyarakat yang berlandaskan syariat.

Pada lapisan yang lain, dia menawarkan peningkatan pembangunan di semua sektor harus lebih berkualitas.

BACA JUGA...  Menanti Kiamat Ekologi: Mengapa Banjir Bandang Aceh Tamiang akan Jauh Lebih Dahsyat di Masa Depan?

Dalam soal ini, langkah kebijakan yang dia ambil mengikuti garis lurus pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sembari melindungi kearifan lokal Gayo yang tertancap kuat di jiwanya.

Pasangan Shabela Abubakar dan Eka Saputra dengan demikian memanggil kita untuk terus bergerak membangun sebagaimana pesan panggilan “Bangunlah Jiwanya dan Bangunlah Badannya Agar Kita Merasa Merdeka”.

BACA JUGA...  Empat Pulau Milik Aceh Dirampas: Tanah Kami Bukan Hadiah Administratif!

Berita Terkait

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama
Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Tantangan dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:08 WIB

Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB

Di tempat yang sama rumah reyot milik Barlian berdiri disulap TNI  jadi permanen.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

RAGAM BERITA

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Senin, 10 Agu 2026 - 17:04 WIB