Polo Sange dan Shabela Abubakar

Kamis, 3 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Amdy Hamdani

Orang-orang berusaha menuju ruang pertemuan tepat waktu. Dari mulut mereka terdengar ucapan, malam ini ada acara “Niro Ijin” sebutan lokal untuk kegiatan sakral bagi setiap yang ingin memberitahu—dalam konteks Pilkada tentunya yang sedang berlangsung sekarang, sang kontestan calon bermohon maaf dan meminta restu dari masyarakat sekitar.

BACA JUGA...  74 Tahun Indonesia Merdeka, Tanah dan Jiwa Kami Dibelenggu oleh HGU PT Laot Bangko

Usai makan bersama, tokoh Pulo Sange (Red-samaran) berdiri, menyatakan salam kepada hadirin, memanjatkan pujian serta rasa syukur kepada Sang Penguasa alam semesta dan salam sejahtera kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

Sang Tokoh berujar “Nge bulet pakat, nge tirus genap” sebagai ucapan pengganti kesiapan kandidat menghadapi kontestasi Pilkada 2024.

Tokoh Pulo Sange pun berpesan agar kandidat calon menjalankan amanah dengan baik, sedikit bersabar dan ikhlas.
“Kami yakin bila bapak benar-benar memimpikan sesuatu, maka seluruh alam semesta berkonspirasi untuk membantu mewujudkannya,” tutupnya.

BACA JUGA...  Menunggu Sepak Terjang Gubernur Terpilih Untuk Mengatasi Persoalan Di Aceh

Tiba giliran kandidat berdiri, dia bercerita tentang perjalanan, mimpinya, sikap dan pendirian dan caranya memandang daerah dan pemerintahan.

Menanggapi beberapa isu yang sempat ditanyakan oleh hadirin, Shabela Abubakar berujar “bagaimana dengan siram, apa disini pakai siram juga? ya saya jawab, disini juga kita pakai cara yang sama, kita siram dengan air” membuat hadirin tersentak.

BACA JUGA...  Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama
Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Tantangan dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:08 WIB

Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WIB

Di tempat yang sama rumah reyot milik Barlian berdiri disulap TNI  jadi permanen.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

RAGAM BERITA

Rumah Reyot Barlian Kini Berdiri Kokoh, Buah Bhakti TMMD ke-129

Senin, 10 Agu 2026 - 17:04 WIB