Pertamina EP Rantau Tertibkan Bangunan di Area Sumur dan Jalur Pipa

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina EP Rantau Field melakukan penertiban bangunan lama dan juga tenda yang baru didirikan pascabanjir pada area Sumur SP 13, Desa Kota Lintang, Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Penertiban ini murni untuk keselamatan dan keamanan masyarakat di sekitar wilayah operasional. [Foto dok. Mediaaceh.co.id].

PT Pertamina EP Rantau Field melakukan penertiban bangunan lama dan juga tenda yang baru didirikan pascabanjir pada area Sumur SP 13, Desa Kota Lintang, Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Penertiban ini murni untuk keselamatan dan keamanan masyarakat di sekitar wilayah operasional. [Foto dok. Mediaaceh.co.id].

“Pasca banjir, tidak sedikit warga mendirikan tenda hingga bangunan di atas lahan yang dekat dengan sumur dan jalur pipa. Padahal kawasan ini bertekanan tinggi, sehingga kami melakukan sosialisasi dan edukasi agar warga membongkar sendiri bangunan tersebut demi keselamatan jiwa,” ujar Tomi dalam keterangan tertulis.

[Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah].

  • Pascabanjir yang melanda Aceh Tamiang memicu munculnya hunian darurat di berbagai titik. Namun, sebagian di antaranya berdiri di kawasan berisiko tinggi, termasuk di sekitar sumur minyak dan jalur pipa transmisi.
BACA JUGA...  Hendriyono: Aceh Garda Terdepan Cegah Radikalisme

PERTAMINA EP Rantau Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1, melakukan penertiban terhadap bangunan lama serta tenda yang didirikan warga di area Sumur SP 13, Desa Kota Lintang, Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasi migas, khususnya setelah banjir mendorong warga mendirikan tempat tinggal sementara di lokasi yang tidak semestinya.

BACA JUGA...  Jangan Eksploitasi Para Penyandang Disabilitas Dari Kejahatan Narkoba

Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan bahwa pihaknya menemukan sejumlah bangunan warga berdiri di kawasan berisiko tinggi.

Bahkann, beberapa di antaranya berada tepat di atas jalur pipa transmisi yang memiliki tekanan tinggi.

“Pasca banjir, tidak sedikit warga mendirikan tenda hingga bangunan di atas lahan yang dekat dengan sumur dan jalur pipa. Padahal kawasan ini bertekanan tinggi, sehingga kami melakukan sosialisasi dan edukasi agar warga membongkar sendiri bangunan tersebut demi keselamatan jiwa,” ujar Tomi dalam keterangan tertulis, Senin, 4 Mei 2026 lalu.

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif, melainkan mengedepankan dialog secara humanis dan persuasif.

BACA JUGA...  Inclusive Shelter Kampung Kebun Rantau dari Bantuan Program CSR Pertamina EP Rantau

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB

Saat DS diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye oleh aparat kepolisian.

HUKOM

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:38 WIB