[Armia Pahmi]
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter serta mampu bersaing.”
- Pemkab Aceh Tamiang meluncurkan program revitalisasi satuan pendidikan senilai Rp192 miliar serta Gerakan Mengaji Sebelum Belajar untuk mempercepat pemulihan sekolah terdampak banjir sekaligus memperkuat pendidikan karakter siswa.
BANJIR bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman warga, tetapi juga meninggalkan persoalan serius di sektor pendidikan.
Puluhan sekolah mengalami kerusakan pada ruang belajar hingga fasilitas penunjang, yang berdampak pada terganggunya aktivitas belajar mengajar.
Di tengah upaya pemulihan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar sebagai langkah percepatan rehabilitasi sekolah sekaligus penguatan karakter peserta didik.
Peluncuran program tersebut berlangsung di halaman SMP Negeri 2 Karang Baru. Kamis, 23 April 2026, dan dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi.
Bangun Sekolah, Pulihkan Harapan
DALAM sambutannya, Armia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah, terutama setelah bencana banjir yang berdampak pada fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah.





