“Kami sangat mendukung aturan ini karena fleksibel. Warga dapat membeli bahan sesuai kebutuhan rumahnya masing-masing, bukan dipaketkan secara kaku. Syarat pertanggungjawaban di tahap pertama sebelum lanjut ke tahap kedua adalah langkah cerdas agar pembangunan rumah tidak terbengkalai di tengah jalan.”
[Esto, Tokoh Muda Aceh Tamiang].
- Skema 80–20 persen diterapkan untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kualitas perbaikan rumah warga terdampak banjir bandang.
AIR BAH yang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyisakan jejak lumpur, kayu hanyut, dan dinding rumah yang retak.
Di tengah upaya pemulihan itu, pemerintah memastikan dana stimulan bagi warga terdampak banjir bandang disalurkan dengan mekanisme ketat dan terukur.
Skema pencairan dua tahap menjadi instrumen utama untuk memastikan setiap rupiah benar-benar kembali menjadi hunian yang layak.
SECARA TRANSFARAN
PEMERINTAH Pusat memastikan proses penyaluran dana stimulan bagi warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang dilakukan secara transparan melalui mekanisme penarikan dana dua tahap.
Aturan ini dirancang untuk menjamin bantuan perbaikan rumah, baik kategori rusak ringan maupun rusak sedang, tepat sasaran dan akuntabel secara administrasi.




