Migrasi Politik Eks Kombatan GAM Ke Partai Nasional

Sabtu, 11 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Loyalitas politik saat ini tidak lagi semata-mata dibangun atas ikatan historis perjuangan, tetapi juga dipengaruhi oleh akses terhadap kekuasaan, peluang politik, dan kepentingan pembangunan daerah.”

[Dr. Usman Lamreung, M.Si. Direktur Eksekutif EDR dan Pengamat Politik Aceh]

  • Arah Baru Politik Aceh di Tengah Ujian Soliditas Partai Aceh

Perpindahan sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke partai-partai nasional memunculkan beragam tafsir. Sebagian menilai sebagai strategi memperluas akses politik ke pemerintah pusat, sementara lainnya melihatnya sebagai alarm bagi Partai Aceh untuk melakukan konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan.

Dari Partai Lokal ke Nasional

BACA JUGA...  ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur

DUA DEKADE setelah perdamaian Helsinki mengakhiri konflik bersenjata di Aceh, lanskap politik daerah kembali bergerak.

Kali ini bukan lagi mengenai konflik atau perundingan, melainkan perpindahan sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari Partai Aceh menuju partai-partai politik nasional.

Fenomena tersebut memunculkan berbagai pertanyaan. Apakah ini pertanda melemahnya dominasi Partai Aceh? Ataukah sekadar penyesuaian strategi politik untuk memperjuangkan kepentingan Aceh melalui jalur kekuasaan nasional?

BACA JUGA...  “YOU HEBAT!”; Presiden, Banjir, dan Keteguhan Pengabdian di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir
PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan
Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang
ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur
Armia Satukan Langkah Pemulihan Pascabencana
Bupati Armia Pahmi Harapkan PW HUDA Menjadi Garda Terdepan Pembentukan Masyarakat Madani di Aceh Tamiang
Amanah Untuk Aceh
Fadlon Tegaskan DPRK Siap Kawal Sekolah Ramah Anak di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:11 WIB

PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:08 WIB

Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang

Senin, 27 Juli 2026 - 19:28 WIB

ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:11 WIB

Armia Satukan Langkah Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB