Otsus Dinilai Belum Optimal, JASA: Sistem Kesehatan Aceh Harus Reformasi 

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JASA Aceh Utara, Muchlis Sayed Adnan.

Ketua JASA Aceh Utara, Muchlis Sayed Adnan.

BANDA ACEH | MA — Desakan agar Aceh memiliki sistem jaminan kesehatan mandiri terus menguat. Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Aceh Utara menilai ketergantungan terhadap BPJS Kesehatan selama ini belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara maksimal.

Ketua JASA Aceh Utara, Muchlis Sayed Adnan, yang akrab disapa Yulis, mengatakan Pemerintah Aceh sudah saatnya mengambil langkah strategis dengan merancang sistem jaminan kesehatan berbasis daerah yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat Aceh.

BACA JUGA...  Polres Aceh Utara Gelarkan Explore Pasee 1 Adventure Trail Ziarah Makam Cut Mutia

“Setiap tahun Aceh mengalokasikan anggaran hingga ratusan miliar rupiah untuk pembiayaan BPJS. Namun di lapangan, pelayanan masih dirasakan terbatas, banyak pembatasan layanan, serta proses administrasi yang kerap lambat. Ini harus menjadi bahan evaluasi serius,” ujarnya di Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).

Menurut Yulis, persoalan utama terletak pada sistem pengelolaan yang tersentralisasi secara nasional. Dana yang disetorkan oleh pemerintah daerah ke BPJS Kesehatan masuk dalam skema nasional, sehingga daerah tidak memiliki kendali penuh terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

BACA JUGA...  Rebut Juara Umum MTQ ke-35 Aceh Utara, Kafilah Tanah Jambo Aye Gelar Pawai Kemenangan

“Ketika terjadi kendala pelayanan di rumah sakit, pemerintah daerah tidak bisa langsung mengambil langkah cepat karena kewenangannya terbatas. Ini yang menjadi masalah mendasar,” jelasnya.

Berita Terkait

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB