OPINI  

Minat Baca Huruf Arab – Jawoe Bangkit Kembali di Aceh 

Ilustrasi

Sebelumnya, Hikayat Abu Jeuhai dan Hikayat Neubuet Nabi; milik penyair ini pula sudah saya salin ke huruf Latin; yang aslinya berhuruf Arab Jawi-Jawoe).

Dalam perlombaan yang diadakan tahun 2013, para peserta diwajibkan membaca cuplikan Hikayat Akhbarul Karim dan Hikayat Abu Nawah, keduanya dalam huruf Jawi/Jawoe.. Setiap peserta diberi waktu 10 menit untuk membacakan salah satu dari hikayat itu. Acara lomba selesai dengan sukses.

BACA JUGA...  MTQ Ke - XXXVI di Labuhan Haji, Syiar Islam dari Negeri Syekh Muda Wali Al-Khalidy

Para pemenang lomba yaitu; Tasnim dari Sibreh, Mufazal dari Gue Gajah, Sahimi dari Klieng Meuria, dan Ahmad Fauzi dari Gamp. Sagoe Baru. Kesuksesan lomba baca naskah lama tahun 2013, merupakan tonggak pertama dalam membangkitkan minat baca masyarakat Aceh terhadap naskah Arab-Melayu alias Jawoe. Upaya melestarikan warisan budaya leluhur ini mencapai sukses nyaris sempurna.

BACA JUGA...  ​YSI Minta Kajian Mendalam Status Bencana Sumatra, Utamakan Koordinasi 4C

Tahun 2014 Balai Bahasa Banda Aceh kembali menggelar lomba membaca naskah lama untuk kedua kalinya. Perlombaan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari berbagai kalangan yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Saya (T.A Sakti), Medya Hus, dan Lukman kembali dipercayakan untuk menjadi juri dalam perlombaan tersebut.

Adapun naskah yang telah dipersiapkan oleh panitia untuk diperlombakan, yaitu Hikayat Abu Nawah dan Nazam Teungku di Cucum. Pelaksanaan lomba pada tahun kedua ini lebih meriah dan lebih sukses dari tahun sebelumnya.