Minat Baca Huruf Arab – Jawoe Bangkit Kembali di Aceh 

Jumat, 10 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Kegiatan ini masih langka dan berskala kecil, makanya bebas diikuti oleh setiap kalangan dan tidak dibatasi umur. Balai Bahasa menjadikan kegiatan ini agenda rutin karena naskah sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Acara ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk kembali cinta naskah dan mengambil manfaat dari isi naskah tersebut”.

BACA JUGA...  Orang yang Makan Gaji Buta, Shalatnya tidak Diterima

“Saya prihatin melihat kondisi naskah Aceh yang masih sangat kurang minat masyarakat untuk kembali membuka naskah-naskah tersebut, sedangkan ditempat lain minat masyarakat sudah sangat tinggi, sehingga kegiatan ini dijadikan sebagai pancingan agar masyarakat kembali mau membuka naskah lama,” ungkap Murhaban lagi.

Bahan naskah yang di perlomba tahun ini juga dua naskah, yaitu cuplikan Nazam Teungku(Tgk) Di Cucum dan Hikayat Abu Nawah. Cuplikan Nazam Teungku Di Cucum membicarakan tentang perkembangan “zikirullah” yang akan semakin semarak di Aceh pada akhir zaman.

BACA JUGA...  Sekda Minta JMSI Bangun Citra Positif Tentang Aceh

Cuplikan Hikayat Abu Nawah mengisahkan keberangkatan Abu Nawah bersama para menteri memancing ikan bersisik merah ke laut lepas. Sementara Dewan Juri adalah T.A. Sakti, Zainun, S.Ag dan Rahmat, S.Ag.,M.Hum.

Balai Bahasa Provinsi Aceh berencana, jika kegiatan lomba membaca naskah lama kembali dilaksanakan tahun depan, maka akan dibuat dengan format yang berbeda. Mutu acara akan ditingkatkan.

BACA JUGA...  Quo Vadis Implementasi Kebijakan PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah: Potensi dan Pembelajaran dari EITC di Amerika Serikat

Berita Terkait

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terbaru

Eks GAM Denmark Tarmizi Age.

PEMERINTAHAN

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:03 WIB

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB