Minat Baca Huruf Arab – Jawoe Bangkit Kembali di Aceh 

Jumat, 10 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Diharapkan dengan perlombaan ini, masyarakat tidak meninggalkan identitas diri dan tidak mencampur adukkan bahasa Aceh sebagai identitas diri dengan bahasa nasional dan lainnya. Acara ini diharapkan dapat diikuti oleh setiap wilayah di Aceh untuk meningkatkan khazanah budaya Aceh. Bahasa Aceh merupakan salah satu bahasa terkaya di dunia dan semoga acara ini terus dapat diselenggarakan.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar Resmikan RSU Putri Bidadari Aceh

Peserta lain, Muhammad Nur dari Tibang yang membacakan naskah Teungku Di Cucum 2(dua) menuturkan bahwa, ketika kecil sering bergaul dengan orang tua yang gemar membaca hikayat, dan saat itu senang belajar membaca hikayat karena isinya sangat bagus, mulai dari nasehat dan petuah ulama. Harapannya, semoga setiap tahun dapat dilaksanakan kegiatan lomba ini.

BACA JUGA...  Apresiasi untuk Kepemimpinan Visioner : Bupati Aceh Selatan dan  Peningkatkan Kesejahteraan

Berdasarkan hasil pantauan terhadap lomba membaca naskah lama Aceh yang sudah berlangsung tiga kali dalam masa tiga tahun, ternyata para peserta lomba lebih banyak memilih membaca naskah yang berunsur agama, dibandingkan dengan naskah cerita.

Pada lomba tahun 2013, mayoritas peserta membaca naskah Hikayat Akhbarul Karim, yang mengandung ajaran Islam tentang kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2014 dan 2015, kebanyakan peserta memilih membaca naskah Nazam Tgk. Di Cucum, yang berisi “ilmu batin” membersihkan hati. Dalam acara lomba tahun ini, dari jumlah 50 peserta, hanya satu orang saja yang melantunkan Hikayat Abu Nawah.

BACA JUGA...  Haji Ramli MS bersama SIGAP Aceh Siap Menangkan Ganjar Pranowo 

Berita Terkait

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:26 WIB

HUKOM

Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:30 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Insyaallah 52 Ribu Jiwa Jadup Pekan Ini Cair

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:23 WIB