KAYU-KAYU YANG HILANG, KEJUJURAN YANG DIPERTANYAKAN

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Pemerintah daerah Aceh Tamiang seharusnya menjelaskan secara transparan kepada publik, terutama warga Kampung Tanjung Karang dan Menanggini. Dua kampung ini adalah wilayah timbunan log akibat bencana ekologi. Masyarakat berhak tahu, dan pemerintah punya kewajiban untuk menjelaskannya.”

[Sayed Zainal M, SH. Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari)].

  • CATATAN PASCABENCANA EKOLOGI ACEH TAMIANG
BACA JUGA...  Menunggu Jembatan di Tengah Banjir: Nestapa Warga Kuala Penaga yang Terlupakan

BENCANA ekologi yang melanda Aceh Tamiang tidak hanya menyisakan lumpur, genangan air, dan rumah-rumah yang roboh oleh derasnya arus. Dari hulu yang terkoyak hingga ke pemukiman warga, bencana ini juga menyeret sesuatu yang lebih senyap namun sarat makna [kayu-kayu log berdiameter besar, terdampar di halaman rumah, di tepi jalan kampung, dan di sudut-sudut pengungsian].

BACA JUGA...  TAMBAL SULAM JALAN KEHIDUPAN

Kayu-kayu itu datang bersama banjir, menjadi saksi bisu dari hutan yang terus kehilangan daya dukungnya. Namun setelah air surut, kayu-kayu itu justru menghilang [bukan oleh arus sungai, melainkan oleh proses yang tak pernah benar-benar dijelaskan kepada publik]. Di sanalah kegelisahan warga bermula.

Sejak 23 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyebut telah melakukan pembersihan material pascabencana.

BACA JUGA...  Tersandung Kredit Ubi Kayu, LembAHtari Lapor ke Kejaksaan

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:32 WIB

Saat peluncuran program gerakan menanam pada acara HUT Kota Meulaboh oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, Ahad, (11/10).

PEMERINTAHAN

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:25 WIB