Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG (MA) – BPJS Kesehatan dinilai kurang transparan dan komunikatif dalam merespons konfirmasi wartawan terkait kondisi Taman Budaya Gotong Royong di Kota Sabang yang dinilai belum sepenuhnya sempurna.

Sorotan muncul setelah konfirmasi yang disampaikan salah seorang wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sabang tidak mendapatkan jawaban substantif dari pihak BPJS Kesehatan.

Alih-alih memberikan penjelasan, pesan konfirmasi tersebut justru di-screenshot oleh pejabat bagian Humas BPJS Kesehatan Banda Aceh, Rifqah Sesarina, kemudian dikirimkan kepada wartawan lain. Tangkapan layar itu selanjutnya beredar di kalangan wartawan di Sabang.

BACA JUGA...  Batik "Nyan Cap" Dipromosikan di HPN, Cut Anda Apresiasi PWI dan IKWI

Padahal, pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan kepentingan publik. Di antaranya mengenai besaran anggaran pembangunan taman, mekanisme pengawasan terhadap kualitas pembangunan, hingga rencana pemeliharaan serta ketersediaan anggaran perawatan.

Sejumlah wartawan di Sabang menilai respons tersebut tidak mencerminkan fungsi humas sebagai pintu komunikasi resmi lembaga kepada publik.

“Kalau memang tidak ada persoalan dalam pembangunan maupun pemeliharaan taman tersebut, seharusnya BPJS Kesehatan cukup memberikan penjelasan berdasarkan data. Bukan malah menyebarkan pertanyaan wartawan,” kata seorang wartawan di Sabang kepada media ini, Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA...  8 Tahun Aceh Terima Dana Otsus, Tidak Membuat Aceh Lebih Baik.

Menurut dia, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, terlebih ketika informasi yang diminta menyangkut fasilitas yang berada di ruang publik.

“Transparansi tidak cukup hanya menjadi slogan. Ketika publik bertanya, lembaga harus menjawab dengan data dan penjelasan yang jelas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan substantif dari BPJS Kesehatan Banda Aceh terkait besaran anggaran pembangunan, pengawasan kualitas, serta pemeliharaan Taman Budaya Gotong Royong di Kota Sabang. (Jalal)

BACA JUGA...  PWI dan Kajari Aceh Besar Perkuat Komitmen Pengawasan Daerah

Penulis : Jalaluddin

Editor : Fajar Darwis TU

Berita Terkait

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Sabang Jadi Sorotan Wagub Aceh Dorong Penguatan Jalur Internasional
Dandim Sabang Ajak Wartawan Bersama Jaga Kondusivitas Daerah
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Selasa, 8 September 2026 - 16:38 WIB

Dandim Sabang Ajak Wartawan Bersama Jaga Kondusivitas Daerah

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Berita Terbaru

Tgk Agam saat konferensi pers terkait tudingan kekerasan

HUKOM

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:25 WIB

PEMERINTAHAN

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:00 WIB

PEMERINTAHAN

DPR Setujui RUU Reforma Agraria

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:53 WIB