BANDA ACEH | MA — Ketua Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred Multimedia Indonesia) Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M, pada Senin, (17/8) meminta kepada Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, untuk melakukan evaluasi dan peninjauan ulang pejabatnya di Aceh.
Permintaan ini terkait peristiwa kerusuhan yang terjadi pada peringatan 21 tahun Perdamaian Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026, di Banda Aceh.
“Momentum ini semestinya menjadi simbol keberhasilan perdamaian setelah dua dekade lebih berakhirnya konflik bersenjata, tapi justru diwarnai bentrokan antara massa dan aparat keamanan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman dan Pendopo Gubernur Aceh,” tegas Shaleh, begitu dia akrab disapa.
“Atas peristiwa tersebut, kami meminta Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Panglima TNI, Kapolri, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan meninjau ulang kinerja pejabat-pejabat terkait yang bertanggung jawab atas aspek keamanan, ketertiban, intelijen, serta koordinasi pemerintahan di Aceh,” tambah dia.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















