Area Pasar Malam Termahal di Aceh, Ada di Saree

Jumat, 26 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak pengunjung sedang melintas di alu alu terminal restribusi Aceh Besar di Saree, sambil menikmati berbagai produk yang dijajakan oleh pedagang di Pasar malam saat itu, foto Direkam, Selasa, 23 Juli 2019 malam/ Dahlan.

Tampak pengunjung sedang melintas di alu alu terminal restribusi Aceh Besar di Saree, sambil menikmati berbagai produk yang dijajakan oleh pedagang di Pasar malam saat itu, foto Direkam, Selasa, 23 Juli 2019 malam/ Dahlan.

Banda Aceh (ADC) – Suara riuh penikmat ayunan naga milik penyedia jasa ayunan listrik di Pasar pasar malam terdengar jelas, ” huuuuiiiiiiii”. Beberapa penikmat jasa ayunan itu tampak mengisi panglung ayunan dengan kepala berbentuk naga itu.

Ayunan yang didukung oleh mesin diesil terus mendorong dari depan ke belakang dan sebaliknya. Sesekali petugas tampak menghentikan dan mengganti penyewanya karena batas waktu sewa sudah berakhir. Tarif dibadrol cukup dengan modal Rp 10 ribu untuk membeli tiket di loket yang tersedia, dan dapat menikmati ayunan naga tersebut hingga 10 menit.

Ayunan naga dimaksud adalah salah satu permainan yang tersedia di arena kegiatan Pasar malam yang digelar di lingkungan komplek Terminal restribusi Aceh Besar di Saree, Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar.

Kecuali permainan yang dapat memanjakan maayarakat Saree dan sekitarnya. Para peserta kegiatan Pasar malam itu juga menjajakan sejumlah fastion, miniatur perhiasan, kuliner dan sejumlah hiburan.

BACA JUGA...  Disnakertran Aceh Tamiang tak Transfaran Terkait Uang Saku Pelatihan SDC

Anehnya, Pasar malam tersebut berlangsung di lokasi dengan biaya pembangunannya mencapai Rp 7 Milyar lebih, yaitu komplek Terminal Restribusi Aceh Besar di Saree. Padal biasanya Pasar malam itu digelar di lapangan terbuka atau lapangan olah raga semasa tidak dimanfaatkan untuk kegiatan utamanya.

Tapi, tidak bagi Komplek yang dibangun atas Area lebih kuranf 1,4 Hektar itu. Fungsi utama sebagai terminal restribusi, sama sekali tidak tampak aktifitasnya, malah seluruh area dipenuhi oleh tenda pedagang pasar malam dan permainan dan hiburan Pasar malam. Sejumlah fasilitas kios yang pernah dibangun di lokasi tersebut juga tampak tertutup dan tak berpenghuni, dan sebahagian kios juga sudah ada yang rusak di bagian pintunya.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini sepanjang sepekan terakhir. Pasar malam terdebut dikelola oleh warga Gampong setempat, dan menggunakan lokasi lingkungan Terminal Saree sebagai lokasi aktifitas tersebut, dikarenakan terminal dimaksud kini tidak dimanfaatkan lagi.

BACA JUGA...  Kasat Intelkam Wakili Kapolresta Banda Aceh Santuni 61 Anak Yatim

Camat Lembah Seulawah, Ilyas yang dikonfirmasi media ini via telpon seluler, Kamis, 25 Juli 2019 membenarkan kalau status lingkungan Terminal yang dibangun sejak 2011 itu sedang dalam kondisi kosong, dan tidak digunakan lagi oleh pihak instansi terkait untuk memungut restribusi pada kendaraan angkutan seperti biasanya.

Terkait kegiatan Pasar malam itu, sebut camat Ilyas, dikelola oleh tokoh masyatakat di Gampong setempat, guna mengisi kekosongan lingkungan terminal tersebut sekaligus untuk memberikan hiburan dan kemudahan dalam soal memperoleh sejumlah barang dengan harga terjangkau.

“Ya, mereka (pengelola pasar malam) sudah mendapat izin dari kami pekan lalu. Digunakan area terminal sebagai lokasi kegiatan, karena terminal terdebut tidak difungsikan sebagai tempat aktifitas pengimpul restribusi dari mobil angkutan seperti biasanya,” kata mantan camat Kuta Cot Glie periode kepemimpinan Bukhari Daud itu.

BACA JUGA...  Dijadwalkan Pasangan Bupati Aceh Tamiang Terpilih Armia Pahmi – Ismail Senin Dilantik

Yang menjadi pertanyaan publik adalah, mengapa terminal yang di bangun di atas tanah seluas diperkirakan lebih kurang 1,4 hektar itu dan telah disiapkan dengan berbagai fasilitas layaknya sebagai sebuah terminal singgahan, yang menggunakan anggaran pemerintah lebih dari Rp 7 milyar itu, harus ditelantarkan begitu saja dan tidak difungsikan lagi sebagaimana tujuan pembangunan fasilitas tersebut sebelumnya. Padahal sebelumnya sejumlah aktifitas pungutan restribusi berlangsung lancar di sana dan sejumlah fasilitas kios yang dibangun sebagai pendukung keramaian juga ikut aktif, tapi kini semuanya tidak berfungsi lagi.

Terkait dengan hal tersebut, hingga berita ini dirilis oleh media ini, belum mendapat tanggapan dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar. (Dahlan)

Berita Terkait

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja
Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
Mengaku Abang Samalanga, Penipu Manipulasi Bukti Transfer dan Catut Nama Ketua DPR Aceh
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas

Berita Terbaru

Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M,

PEMERINTAHAN

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agu 2026 - 15:17 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) menjadi Irup HUT RI Ke-81 tahun 2026 di Aceh Utara, Senin, (17/8).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Utara

Senin, 17 Agu 2026 - 14:44 WIB