Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas

Sabtu, 15 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  | MA — PT Bank Aceh Syariah tancap gas mempersiapkan diri menjadi bank devisa dengan memperkuat berbagai aspek strategis melalui kolaborasi bersama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan jajaran Bank Aceh dan LPPI di Gedung LPPI, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Pertemuan menjadi bagian dari upaya mempercepat kesiapan Bank Aceh dalam mengembangkan layanan perbankan devisa secara terukur, prudent, dan sesuai ketentuan regulator.

BACA JUGA...  Kadin: Bank Aceh Jangan Cari Aman, Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Rakyat 

Sejumlah aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan sumber daya manusia, tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, hingga kesiapan sistem dan infrastruktur.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan menjadi bank devisa merupakan agenda strategis perusahaan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas layanan bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Menjadi bank devisa bukan sekadar menambah jenis layanan, tetapi merupakan bagian dari transformasi Bank Aceh untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha,” ujar Fadhil.

BACA JUGA...  Triwulan II 2022, Bank Aceh Catat Kinerja Cemerlang

Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara serius dan menyeluruh agar seluruh fondasi pendukung benar-benar siap.

Berita Terkait

Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110
Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi
PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda
DPRK dan Pemkab Aceh Aceh Utara Sepakati APBK Perubahan 2026 Rp2.93 T
Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana
Banjir Terus Mengancam

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:31 WIB

Pengurus “Tuha Peut” Nasional  Usulkan Revisi Permendagri Nomor 110

Selasa, 29 September 2026 - 00:42 WIB

Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Senin, 28 September 2026 - 20:20 WIB

PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Senin, 28 September 2026 - 07:58 WIB

Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda

Berita Terbaru

OPINI

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:56 WIB

Aksi masyarakat di PT Bumi Flora Aceh Timur.

PERISTIWA

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:49 WIB

Keterangan foto: Sejumlah kardus berisi barang yang disebut sebagai alat kesehatan milik rekanan terlihat ditumpuk dan ditutup terpal di halaman RSUD Kota Sabang, Senin (28/9/2026).

NANGGROE

Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:42 WIB