BANDA ACEH | MA — Masyarakat Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Ketua DPR Aceh, Zulfadhli. Kali ini, pelaku diduga memanfaatkan platform perpesanan WhatsApp dengan menyamar sebagai “Abang Samalanga”, sapaan yang kerap dikaitkan dengan Zulfadhli.
Modus yang digunakan terbilang sederhana namun berpotensi merugikan korban. Pelaku berpura-pura mengirimkan sejumlah uang kepada calon korban dengan melampirkan bukti transaksi yang telah dimanipulasi. Setelah itu, pelaku menghubungi korban dan mengaku terjadi kesalahan transfer, kemudian meminta uang tersebut dikirim kembali.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pesan maupun bukti transaksi yang diterima, terlebih jika komunikasi tersebut berasal dari nomor yang tidak dikenal.
Jika sebelumnya aksi serupa lebih banyak dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan platform lainnya, kini pelaku semakin berani menghubungi calon korban secara langsung melalui WhatsApp.
Sekretaris DPR Aceh, Khudri, memastikan praktik tersebut merupakan modus penipuan. Ia juga menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang digunakan pelaku bukan milik Ketua DPR Aceh Zulfadhli.
“Saya minta warga waspada dan melaporkan langsung kepada aparat penegak hukum atau mengonfirmasi kepada pihak kami jika ada pihak-pihak tertentu yang mengaku sebagai Ketua DPR Aceh atau pimpinan DPR Aceh lainnya,” kata Khudri dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (14/8/2026).
Halaman : 1 2 Selanjutnya















