Spanduk Bernada Kritik terhadap FKM Pasee Muncul di Sejumlah Titik Kota Lhokseumawe

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE | MA – Sejumlah spanduk bernada kritik terhadap Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee muncul di beberapa titik strategis Kota Lhokseumawe pada Senin (27/6/2026).

Berdasarkan pantauan awak media pada Senin pagi, spanduk tersebut terpasang di sejumlah kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, termasuk jalur menuju area perkantoran dan fasilitas pendidikan.

BACA JUGA...  Dokter Pulang, Perawat Sarankan Pasien DBD Minum Air Putih

Salah satu spanduk yang terpasang di akses jalan menuju Universitas Malikussaleh (Unimal) memuat tulisan yang menyoroti independensi mahasiswa serta mempertanyakan aktivitas FKM Pasee.

Dalam spanduk tersebut tertulis, “Mahasiswa harusnya independen bukan jadi alat politik, waspadai agenda terselubung FKM Pasee.”

Selain itu, terdapat pula spanduk lain dengan tulisan, “Jangan tumbal kan masa depan Aceh demi kepentingan dirimu atau kolonimu, waspadalah!!! Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee adalah wadah pesanan kepentingan politik dan bisnis tertentu.”

BACA JUGA...  Jelang Milad GAM ke-45, Spanduk Himbauan Bertebaran di Pidie dan Pijay

Tulisan pada spanduk tersebut tampak dibuat secara sederhana, namun menggunakan kalimat yang provokatif sehingga mudah menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.

Seorang warga bernama Reza yang melintas di kawasan tersebut mengatakan, keberadaan spanduk itu diduga sudah terlihat sejak malam hari.

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB