“Sepertinya dipasang malam hari spanduk ini,” kata Reza.
Tidak hanya di satu lokasi, spanduk dengan pesan serupa juga ditemukan di kawasan lain, seperti sekitar pagar depan PT Arun dan sejumlah titik di pusat Kota Lhokseumawe.
Salah satu spanduk bahkan menggunakan bahasa Aceh dengan tulisan yang ditujukan langsung kepada Ketua FKM Pasee Khusyairi. Spanduk tersebut memuat tudingan terkait kepentingan pribadi serta dugaan adanya hubungan dengan pihak penguasa dan pengusaha.
Kemunculan sejumlah spanduk dengan pesan yang hampir seragam di beberapa lokasi berbeda menunjukkan adanya upaya penyampaian kritik secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pihak yang memasang spanduk tersebut maupun tanggapan resmi dari FKM Pasee terkait munculnya berbagai kritik yang disampaikan melalui media spanduk tersebut.(R)




