Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

ACEH UTARA | MA — Rangkaian peringatan Milad ke-800 Tahun Aceh Utara dan Samudra Pasai tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan refleksi sejarah. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga menghadirkan aksi nyata untuk menjaga lingkungan melalui penanaman sebanyak 800 pohon.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat memperingati delapan abad perjalanan sejarah Samudra Pasai, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan bagi generasi mendatang.

BACA JUGA...  Kadinkes Aceh Utara Tinjau RSUD Pratama Aceh Utara

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, mengatakan penanaman 800 pohon merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar bersama dalam menjaga bumi.

“Alhamdulillah, dalam rangkaian Milad Aceh Utara ke-800 Tahun Samudra Pasai, kami menanam 800 pohon sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk menjaga bumi dan masa depan generasi kita,” ujar Ayah Wa, Jum’at, (11/9).

BACA JUGA...  Sekda Aceh Ajak ASN Untuk Berinfaq dan Bayar Zakat di Baitul Mal

Menurutnya, angka 800 memiliki makna tersendiri. Jika 800 tahun menjadi simbol panjangnya perjalanan sejarah Samudra Pasai, maka 800 pohon diharapkan menjadi simbol harapan baru yang terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“800 tahun, 800 pohon, 800 harapan,” ungkapnya.

Ayah Wa menegaskan, memperingati perjalanan panjang Samudra Pasai tidak semata-mata mengenang sejarah dan kejayaan masa lalu. Peringatan tersebut juga harus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

BACA JUGA...  PAS Aceh dan PA Sepakat Usung Ayah Wa - Panyang Demi Aceh Utara Yang Lebih Baik

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB