Hasil Audit Dana Desa Lambat, Warga Sawang Datangi Inspektorat Pijay

Rabu, 9 Agustus 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perwakilan warga Desa Sawang, Bandar Baru sedang mempertanyakan hasil audit dana Desa Sawang kepada pihak Inspektorat Pijay, Rabu, 9 Agustus 2017. (Foto: AM)

Foto: Perwakilan warga Desa Sawang, Bandar Baru sedang mempertanyakan hasil audit dana Desa Sawang kepada pihak Inspektorat Pijay, Rabu, 9 Agustus 2017. (Foto: AM)

Meureudu (MEDIAACEH)-Masyarakat Desa Sawang, Bandar Baru, Pidie Jaya, mendatangi kantor Inspektorat Pidie Jaya, Rabu 9 Agustus 2017.

Kedatangan masyarakat tersebut untuk mempertanyakan hasil audit dana desa kampung mereka yang diduga kuat telah diselewengkan oleh oknum kepala desa sejak lama dan kasus tersebut kini sedang ditangani pihak kejaksaan setempat.

“Pihak Kajaksaan Negeri Kabupaten Pidie Jaya sangat membutuhkan hasil audit sebagai syarat formal Perhitungan Kerugian Negara untuk dapat ditetapkan pelaku tindak pidana korupsi penyelewengan dana desa Sawang sebagai tersangka,  ujar salah satu warga, M Nur.

BACA JUGA...  Mahfud MD Sindir PKB Bisa Capreskan Jokowi

Menurut warga lainnya, sikap Inspektorat Kabupaten Pidie Jaya seperti memperlambat tugas penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut, padahal, sudah  3 (tiga) bulan pihak kejaksaan telah menyurati Kepala Inspektorat untuk menghitung temuan kerugian negara yang terdapat pada penyelewengan dana Desa Sawang.

“Anehnya sampai saat ini belum juga ada jawaban,” ujar warga itu enggan namanya ditulis dalam pemberitaan ini.

Kedatangan perwakilan masyarakat  diterima langsung oleh kepala Inspektorat  Pidie Jaya, H. Jamian, MPd dan Auditor Inspektorat , Hujatun Munawarah dan Nurfa Ibrahim.

Kepala Inspektorat  Pidie Jaya, H. Jamian, MPd menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan NHP (Naskah Hasil Pemeriksaan) kepada Keuchik Desa Sawang untuk memperbaiki hasil temuan saat pemeriksaan, namun tidak digubris oleh oknum kepala desa itu

BACA JUGA...  Tim Penyidik Kejati Aceh Periksa Ketua BRA

“Saya pikir keuchik itu mau mengantar laporan hasil temuan pemeriksaan dari inspektorar tersebut, malah dia mengelak dari tanggung jawabnya dengan menyalahkan bendahara desa,” ujar Jamian.

Meskipun kerugian negara telah nyata, oknum tu tetap berani mengelak bertanggungjawab.

“Dia malah berani mengulur  waktu agar temuan atas kerugian negara di dana desa itu dibahas minggu depan, setelah 17 Agustus,” sesal Jamian.

BACA JUGA...  Debat Kedua Pilgub Aceh Soroti Kasus Korupsi, Usman Lamreung: Calon Pemimpin Dituntut Bebas dari Dugaan Korupsi

Menurut informasi dari salah satu auditor yang ikut dalam tim pemeriksaan dana desa di Desa Sawang mengaku telah mendapatkan kerugian awal hingga puluhan juta rupiah.

“Bahwa kerugian negara terdapat sebesar 72 juta rupiah dari hasil yang tidak dipertanggung jawabkan ke LPJ, itu belum termasuk dari mark-up harga,” ujar Hujatun Munawarah seperti dikutip warga. (AM)

Foto: Perwakilan warga Desa Sawang, Bandar Baru sedang mempertanyakan hasil audit dana Desa Sawang kepada pihak Inspektorat Pijay, Rabu, 9 Agustus 2017. (Foto: AM)

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB