Jalan yang Berbelok dari Nurani

Jumat, 17 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan yang Berbelok dari Nurani. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | digital art].

Jalan yang Berbelok dari Nurani. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | digital art].

Rencana pembangunan itu awalnya disambut dengan suka cita oleh warga. Sejak lama mereka mendambakan akses yang layak; agar hasil panen bisa sampai ke pasar tanpa terperosok di jalan berlumpur.

Jalan ini pula yang menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah, dan satu-satunya rute bagi ambulans desa jika ada warga yang sakit mendadak.

Namun harapan berubah jadi tanda tanya besar. Sejak papan proyek berdiri, warga merasa ada kejanggalan.

BACA JUGA...  Pancasila di Tengah Gelombang Zaman

Lokasi pekerjaan yang tertulis tak sesuai dengan fakta di lapangan. “Kami lihat alat berat datang, tapi arahnya bukan ke jalan provinsi, malah ke dusun Suka Makmur,” ujar seorang warga lain, Zainuddin (42), yang ikut mengawasi proyek dari awal.

Dalam papan informasi proyek, tercantum: Kegiatan pembangunan jalan Provinsi – Kampung Alue Selebu – Tanjung Sari. Pelaksana: CV. Rencong Muda. Perencana: CV. Mitra Konsorsium. Konsultan Pengawas: CV. Karya Puga. Waktu pelaksanaan: 19 Agustus – 16 Desember 2025 (120 hari kerja).

BACA JUGA...  DATA CEPAT, REALITAS BERJALAN

Namun arah aspal justru “membelok”. Pekerjaan berlangsung di lokasi lain, tanpa penjelasan terbuka kepada publik. “Yang lebih aneh lagi, Datok kampung pun tidak tahu,” kata Alfian.

Datok yang Tak Diberi Tahu

Ketika warga merasa ada yang tak beres, mereka berbondong-bondong mendatangi rumah Datok Penghulu (kepala desa), Ardani, untuk meminta penjelasan.

“Waktu itu siang, warga datang ramai-ramai,” kenang Ardani. “Saya sendiri terkejut. Saya tidak tahu perihal itu, kontraktornya tidak ada memberi tahu kalau mau kerja. Saya baru tahu setelah masyarakat ribut.”

[Ardani. PJ Datok Penghulu Kampung Alu Selebu]

Ia mencoba menghubungi pihak kontraktor, tapi tak mendapat jawaban yang jelas. “Mereka kerja saja langsung. Tak ada pemberitahuan, tak ada rapat koordinasi. Padahal proyek ini menyangkut masyarakat saya,” ujarnya dengan nada kecewa.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB