Keterlibatan masyarakat lokal juga menciptakan rasa memiliki terhadap proses pemulihan.
Mereka tidak hanya bekerja membersihkan fasilitas umum, tetapi juga memulihkan ruang hidup mereka sendiri [sekolah, tempat ibadah, hingga lingkungan permukiman].
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pendekatan berbasis kearifan lokal ini menjadi relevan.
Proses pemulihan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga pada penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Zulham menambahkan bahwa kearifan lokal seharusnya menjadi prioritas dalam setiap kegiatan pemulihan pascabencana.
Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, proses rehabilitasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan safety briefing setelah jam kerja mencerminkan komitmen terhadap keselamatan sebagai bagian dari budaya kerja.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi harian, tetapi juga sebagai pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki risiko yang harus dikelola.
Dalam banyak kasus, kecelakaan kerja terjadi akibat kelalaian kecil yang sering diabaikan. Oleh karena itu, penekanan pada detail, seperti penggunaan APD dan penataan alat kerja, menjadi sangat penting.
Peran tim HSE dalam mendampingi pekerja juga menjadi faktor kunci. Mereka tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga memastikan bahwa standar keselamatan diterapkan secara konsisten di lapangan.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















