SUNGAI YANG DITINGGALKAN NEGARA

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Banjir Aceh Tamiang bukan takdir alam. Ia adalah akibat dari rencana yang diabaikan dan anggaran yang tidak diarahkan pada solusi utama. Sungai ini sudah lama memberi peringatan.”

[Teuku Muhammad Amin].

  • Aceh Tamiang, Banjir, dan Rencana yang Tak Pernah Diselesaikan

AIR YANG DATANG TANPA PERINGATAN

AIR NAIK pelan, lalu tiba-tiba menjadi ganas. Dalam hitungan jam, Sungai Tamiang meluap, merobek tanggul-tanggul alami, menelan rumah, sawah, sekolah, dan jalan penghubung antar kampung.

BACA JUGA...  Demonstrasi Kebodohan Efendi Simbolon

Lumpur menyisakan bau anyir yang melekat berhari-hari. Di Kuala Simpang, warga menyebutnya bukan lagi banjir, melainkan bah; banjir bandang yang datang dengan amarah.

Bencana banjir besar yang kembali melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025 hingga awal 2026 bukan kejadian tunggal. Ia adalah mata rantai panjang dari keputusan yang ditunda, rencana yang dibiarkan berdebu di rak birokrasi, dan anggaran yang kehilangan orientasi.

BACA JUGA...  Tiga Miliar Tahap Awal Pilkada Tahun 2022 Aceh Tamiang

Sungai Tamiang, yang sejak lama dikenal sebagai salah satu sungai paling ganas di Indonesia, kembali menunjukkan wataknya; sementara negara tampak gagap membacanya.

PEMEKARAN, HARAPAN, DAN AWAL PENGABAIAN

KETIKA Kabupaten Aceh Tamiang dimekarkan pada 2003, optimisme tumbuh. Pemekaran diharapkan mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan, termasuk pengelolaan sumber daya air. Setahun berselang, pada 2004, pemerintah daerah mulai merancang program pengendalian Sungai Ttamiang.

BACA JUGA...  RUMAH SAKIT DI TENGAH LUMPUR

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:32 WIB

Saat peluncuran program gerakan menanam pada acara HUT Kota Meulaboh oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, Ahad, (11/10).

PEMERINTAHAN

Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:25 WIB

Rapat kepengurusan SMSI Aceh Utara dalam mempersiapkan pelantikan dan penganugrahan di Cafe SPBU Teuping Punti, Ahad (11/10).

RAGAM BERITA

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:14 WIB