Hadapi Tahun Politik, Mendagri Tito Karnavian Ingatkan ASN untuk Jaga Netralitas

Pj Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma dengan serius mengikuti rapat vidcon dengan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Jumat, (17/11).(Photo/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian  mengingatkan dan sekaligus mengajak  seluruh ASN menjaga netralitas dalam Pemilu 2024.

Ajakannya itu disampaikan saat vidcon yang diikuti para kepala daerah seluruh Indonesia, Jum’at, (17/11), sehubungan memasuki tahun politik 2024.

Mendagri  mengatakan, memasuki tahun politik dan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024, netralitas ASN menjadi perhatian publik.

ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN, dalam aturan tersebut termaktub bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.

BACA JUGA...  Bertemu dengan Dubes India, Senator Aceh minta Beasiswa Prioritas Untuk Aceh

Selain itu ASN pun diamanatkan untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Adapun hal-hal lain yang disampaikan Mendagri  yakni, penjabat Kepala Daerah dilarang melakukan pencopotan spanduk, baliho, umbul-umbul, bendera peserta pemilu, berfoto bersama dengan peserta pemilu dengan mengikuti simbol tangan dengan   atau gerakan yang menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu.

Kepala Daerah juga dilarang menjadi pembicara atau narasumber dalam pertemuan partai politik yang mengarah pada kampanye, dilarang memasang baliho yang mengarah pada keberpihakan peserta pemilu.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara Serah Terima Kunci RSS Untuk Guru Dayah

Para ASN tidak dibolehkan menggugah, menanggapi, menyebarluaskan gambar atau foto peserta pemilu, serta menghadiri acara deklarasi, rapat konsolidasi dan sejenisnya dengan menggunakan atribut peserta pemilu, ucap Mendagri.

Hal yang juga dilarang mengalokasikan program dan anggaran yang menunjukan keberpihakan pada peserta pemilu tertentu,  Kepala Daerah juga tidak boleh menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong.

Tito Karnavian  berharap, setiap kepala daerah untuk tidak melakukan praktik-praktik, intimidasi dan ancaman kepada ASN untuk memihak kepada peserta pemilu tertentu.

Jika ada ASN yang tidak netral menghadapi tahun politik ini, maka akan diberikan berbagai bentuk sanksi kepada seluruh kepala daerah bersangkutan.(Maslow Kluet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *