DPRK Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

DPRK
Iskandar Mahmud

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengajak masyarakat kota untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih dan asri. Ajakan tersebut disampaikan anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Golkar, Iskandar Mahmud, S.H, belum lama ini.

“Banda Aceh sebagai ibukota provinsi tentu semua menjadi sorotan, serta menjadi rujukan bagi daerah lain,” ujar Iskandar Mahmud.

Menurutnya, salah satu faktor banyaknya kunjungan wisawatan ke Banda Aceh lantaran kotanya bersih dan tertata rapi. Namun, tentu masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Pembenahan ini, kata dia, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Banda Aceh.

“Jadi semua sisi itu memang harus dibenah. Baik sisi kebersihannya, penegakan syariatnya dan itu semua harus menyeluruh,” jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa belum maksimalnya penataan kebersihan kota dikarenakan belum didukung oleh regułasi serta anggaran yang maksimal.

“Tapikan kalau kita mau maksimal harus didukung oleh regulasi kemudian anggaran yang maksimal. Karena Banda Aceh sekarang inikan lagi defisit,” katanya.

Disisi lain, dukungan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga lingkungan serta tempat usahanya agar tetap bersih.

“Partisipatif masyarakat itukan harus ada, baik dari sektor pembangunan, penegakan syariat islam hingga kebersihan kota,” tutupnya.

Jaga Kebersihan Mulai Dari Lingkungan Sekitar Kita

Kebersihan lingkungan mempunyai peranan yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Menjaga kebersihan lingkungan sama artinya menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran, seperti debu, sampahdan bau yang tidak sedap.

BACA JUGA...  Ketua DPRK Banda Aceh: Pemuda Aset Penegak dan Penggerak

“Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, malaria, muntaber dan lainnya,” ujar anggota DPRK Banda Aceh, Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M belum lama ini.

Menurutnya, tidak hanya di bidang kesehatan, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan yang nantinya bermuara pada kedamaian.

“Semua ini dapat kita raih dengan melakukan perbuatan kecil dan sederhana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita,” katanya.

Untuk memulainya, anggota dewan ini menyarankan dimulai dari kebersihan lingkungan. Mulai dari lingkungan rumah, tempat bekerja dan juga di tempat umum.

“Untuk kebersihan lingkungan di sekitar rumah, kita lakukan dengan membersihkan halaman dan telajakan rumah. Mari biasakan diri dengan pola hidup bersih,” ajaknya.

Selain itu, dia mendorong untuk mengelola sampah dengan baik. Misalnya, sebut anggota dewan itu, sampah yang dihasilkan rumah tangga selanjutnya dipilah menjadi tiga, sampah organik, sampah non organik dan sampah botol atau pecah belah.

“Dengan pemilahan jenis sampah ini akan sangat bermanfaat, sampah organik bisa kita jadikan kompos sehingga bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan tanaman.Sampah non organik kita kumpulkan dan kita jual ke pengepul untuk didaur ulang sehingga memberikan nilai lebih,” urainya.

BACA JUGA...  DPRK Tetapkan Rancangan Qanun Pajak dan Retribusi Daerah

Sementara itu untuk tempat kerja, dia mendorong untuk ciptakan suasana ruang kerja yang bersih, rapi dan indah sehingga semua nyaman dalam melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

“Perlu juga diatur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan kantor,” sarannya.

Terakhir sebut anggota dewan dari kalangan perempuan ini mengingatkan hal yang tidak kalah penting adalah menanam tanaman. Karena, tanaman mempunyai banyak fungsi yaitu sebagai penyaring debu, penyimpan air tanah, penyejuk dan pendingin alami.

“Selain itu tanaman juga dapat dijadikan sebagai taman yang akan memberikan suasana asri dan indah lingkungan sekitar kita.Dengan adanya pohon yang rindang, taman yang asri, otomatis kita akan menjadi nyaman dan betah di rumah maupun di kantor dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” pungkasnya.

Dorong ASN Jadi Penggerak Budaya Bersih

Anggota DPRK Banda Aceh, Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M meminta pelaksana jabatan Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin untuk mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemko Banda Aceh jadi penggerak budaya bersih. Permintaan ini disampaikan Anggota DPRK Banda Aceh, Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M belumlama ini.

“Budaya hidup bersih ini harus dimulai dari diri sendiri. Sebagai aparatur pemerintah, ASN dituntut untuk mampu memberi contoh yang baik, minimal dengan menjaga kebersihan kantor. Kalau kantor sudah bersih maka akan diikuti oleh masyarakat,” ujar Anggota DPRK Banda Aceh, Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M.

BACA JUGA...  Dewan Kota Dorong Warga Kota Hidup Sehat

Setelah memberi contoh yang baik, baru kemudian ASN jadi penggerak yang kemudian ikut menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan kota.

“Dengan lingkungan yang bersih akan menghadirkan suasana yang nyaman, baik di kantor maupun di lingkungan tempat tinggal,” kata Dra. Hj. Kasumi Sulaiman, M.M.

Baru-baru ini, Kota Banda Aceh kembali menerima Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan diberikan karena sepanjang 2023, Pemerintah Kota Banda Aceh dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan hidup wilayahnya. Untuk itu, dia mengajak warga untuk terus menjaga kebersihan kota.

“Apalagi kita baru saja menerima piala Adiura, mari kita jaga supaya kota kita tetap bersih dan terus mendapat Adipura,” ajak politisi yang akrab dipanggil Bunda Mimi ini.

Sekedar informasi, Piala Adipura XI untuk Banda Aceh tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong didampingi Dirjen PSLB3 Rosa Vivien Ratnawati kepada Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024. (ADV)