DARI NORMALISASI SUNGAI KE PEMULIHAN KEHIDUPAN

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Agenda pertemuan ini bukan sekadar respons bencana, tetapi penataan ulang cara negara menangani akar persoalan; sungai.

Rapat tersebut mempertemukan pimpinan tinggi militer, pejabat pemerintah daerah, serta unsur logistik dan teknis. Tidak ada seremoni besar.

Yang dibahas adalah hal-hal teknis; kesiapan alat berat, perencanaan pengerahan personel, dukungan logistik, dan sinkronisasi program lintas sektor.

“Satgas ini dirancang tidak hanya untuk melakukan normalisasi sungai dan muara, tetapi juga mendukung pemulihan menyeluruh serta revitalisasi ekonomi masyarakat di sepanjang bantaran sungai,” tegas Sjafrie.

Pernyataan itu menandai perubahan pendekatan; dari pola penanganan darurat menuju pemulihan sistemik.

SUNGAI SEBAGAI AKAR BENCANA

BACA JUGA...  Pelaksanaan Vaksin Siswa Tingkat SMA di Aceh Tamiang Capai 80 Persen

BANJIR di Aceh Tamiang tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari akumulasi persoalan ekologis dan tata kelola wilayah; [pendangkalan sungai, sedimentasi muara, rusaknya daerah aliran sungai (DAS), alih fungsi lahan, serta lemahnya pengendalian lingkungan].

Normalisasi sungai dalam konteks ini bukan sekadar pengerukan lumpur. Ia menyentuh struktur ekologi dan ekonomi sekaligus.

BACA JUGA...  “Lontar di Serambi Mekah”

Ketika sungai kehilangan fungsi alaminya; air meluap lebih cepat, daya tampung berkurang, kualitas air menurun akses air bersih terganggu, dan risiko bencana meningkat.

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:50 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Kumpulkan Pihak Perusahaan 

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:42 WIB