DARI NORMALISASI SUNGAI KE PEMULIHAN KEHIDUPAN

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Ini bukan soal pembangunan fisik, ini soal keselamatan warga. Jika Kuala Sungai Tamiang dibiarkan dangkal, kita sedang membiarkan bencana berikutnya menunggu waktu. Negara harus hadir sebelum korban kembali berjatuhan.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang].

  • Satgas Kuala Dan Pertaruhan Pemulihan Pascabencana

DI ACEH TAMIANG, sungai bukan hanya aliran air. Ia adalah urat nadi kehidupan. Dari sanalah air minum berasal, sawah diairi, perahu nelayan bergerak, dan ekonomi desa berdenyut.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara Sambut Kunjungan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla di Muara Batu

Namun dalam beberapa tahun terakhir, sungai juga berubah menjadi sumber ancaman; banjir berulang, luapan air tak terkendali, sedimentasi muara, dan kerusakan lingkungan yang perlahan tapi pasti menggerus rasa aman warga.

Bagi masyarakat bantaran sungai, bencana bukan lagi peristiwa luar biasa. Ia telah menjadi rutinitas musiman. Datang, merendam rumah, merusak sawah, menghilang, lalu kembali lagi.

BACA JUGA...  ‘Makmeugang’ Dalam Undang-Undang Kerajaan Aceh

Di tengah siklus itu, negara mencoba masuk dengan pendekatan baru: bukan hanya bantuan darurat, tetapi intervensi struktural.

NEGARA DATANG KE HULU MASALAH

PADA MINGGU, 4 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Kuala di Aceh Tamiang, Aceh.

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB