DARI NORMALISASI SUNGAI KE PEMULIHAN KEHIDUPAN

HARAPAN YANG DISERTAI TRAUMA

DI TINGKAT warga, program pemulihan selalu datang bersama dua perasaan; harapan dan trauma. Harapan, karena negara akhirnya masuk ke akar persoalan.

Trauma, karena pengalaman panjang mengajarkan bahwa banyak program berhenti di laporan dan seremoni.

Bupati Armia menambahkan bahwa permintaan pengerukan tidak boleh berbasis keluhan, tetapi data dan risiko. Pemerintah daerah harus menyampaikan data teknis seperti tingkat sedimentasi, kedalaman sungai sebelum dan sesudah bencana, perubahan morfologi muara, dan titik-titik kritis penyumbatan aliran.

BACA JUGA...  Aliansi Pers Akan Lakukan Investigasi dan Observasi Daerah Terdampak Bencana 

Analisis risiko seperti potensi banjir ulang, ancaman keselamatan jiwa, kerugian ekonomi berkelanjutan, serta dampak ekologi jangka panjang harus menjadi dasar.

“Ini bukan soal pembangunan fisik, ini soal keselamatan warga. Jika Kuala Sungai Tamiang dibiarkan dangkal, kita sedang membiarkan bencana berikutnya menunggu waktu. Negara harus hadir sebelum korban kembali berjatuhan,” ujar Bupati, menegaskan urgensi tindakan.

SATGAS KUALA DAN POLITIK PEMULIHAN

BACA JUGA...  Pencarian Bocah Terseret Arus Selokan di Semarang Dilanjut Besok

OPERASI Satgas Kuala merupakan bagian dari strategi nasional penanggulangan bencana di wilayah Sumatera bagian utara. Namun lebih dari sekadar strategi teknis, ia adalah kebijakan politik pemulihan.